Ngehits, Ini 10 Destinasi Liburan Kekinian di Yogyakarta

0
523

Ada banyak sekali tempat wisata di Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke, semuanya memiliki pesona keindahan luar biasa yang tak terbantahkan. Mulai dari wisata yang menawarkan nilai-nilai budaya sejarah nan luhur, pantai-pantai cantik sampai hamparan pegunungan indah, semuanya dimiliki Indonesia. Namun jika boleh memilih satu provinsi yang memiliki pesona komplet, maka Yogyakarta jawabannya.
Berada di tengah-tengah pulau Jawa, Yogyakarta adalah kota dengan sejuta cerita dan kenangan. Seperti kata Kla Project di lagu legendaris mereka yang berjudul Yogyakarta, pesona Jogja seolah mengajak siapapun kembali ke sana lagi. Berbagai lokasi wisata mulai dari candi Borobudur, candi Prambanan, pantai Parangtritis, dan gunung Merapi tak pernah gagal memikat wisatawan baik turis lokal atau mancanegara.
Sudah lama dikenal sebagai kota wisata, Yogyakarta tidak berhenti dengan keindahan yang ada. Provinsi yang dipimpin oleh seorang Sultan Ngayogyakarta Hadiningrat itu terus ‘melahirkan’ potensi wisata baru. Terima kasih kepada perkembangan media sosial yang begitu masif di kalangan generasi muda, kini ada banyak sekali destinasi wisata kekinian di Jogja yang punya pesona indah, unik dan pastinya Instagrammable.
10 Lokasi Wisata Kekinian di Jogja

Museum Ullen Sentalu

Tak lengkap bicara Yogyakarta tanpa menelusuri jejak peninggalan sejarah di masa lampau. Bosan berkunjung ke Keraton Yogyakarta? Maka Anda bisa mengarahkan tujuan ke lereng gunung Merapi dan menuju museum Ullen Sentalu. Seperti museum pada umumnya, Ullen Sentalu menyimpan koleksi benda-benda antik peninggalan masa lalu yang uniknya ditampilkan di tengah hutan belantara.
Dengan harga tiket mulai Rp 30 ribu, Ullen Sentalu terbagi dalam sembilan ruangan berbeda yang seluruhnya menggambarkan jejak sejarah Yogyakarta. Beberapa ruangan itu adalah Selamat Datang, Seni Tari dan Gamelan, Guwa Sela Giri, Syair (Balai Sekar Kedaton), Royal Room Ratu Mas, Batik Vorstendlanden, Batik Pesisiran, Putri Dambaan dan Sasana Sekar Bawang.
Ada satu mitos unik di Ullen Sentalu yakni dilarang berfoto kecuali di area Borobudur Relief. Terkait dengan hal mistis, konon ada banyak sekali makhluk-makhluk gaib yang berdiam di berbagai benda kuno Ullen Sentalu yang tidak menyukai kamera. Namun mitos ini terpatahkan karena fakta Ullen Sentalu seringkali mengubah tata kelola interior dan berbagai koleksi sehingga pengunjung dianjurkan tidak usah sibuk selfie.

Kalibiru

Di desa Hargowilis, kecamatan Kokap, kabupaten Kulonprogo ada sebuah gardu pandang dengan pemandangan indah yang begitu ngehits di media sosial yakni Kalibiru. Sebetulnya nama Kalibiru merujuk pada area hutan pinus yang ada di Hargowilis. Keindahan dari Kalibiru adalah pemandangan indah waduk Sermo berlatar perbukitan Menoreh luar biasa romantis sehingga sering dipakai foto prewedding.
Jika Anda berkunjung saat matahari terbit di Kalibiru, maka akan menjadi saksi bagaimana cahaya keemasan matahari berpadu dengan kabut dingin perbukitan Menoreh. Namun saat matahari terbenam, senja akan mengubah warna langit waduk Sermo jadi kuning keemasan yang begitu damai. Ada baiknya Anda berkunjung ke Kalibiru saat sore atau pagi hari saja agar bisa menikmati gardu pandangnya.

Goa Jomblang

Kabupaten Gunungkidul di Jogja kini meman menyimpan berbagai kawasan wisata istimewa. Salah satunya adalah goa Jomblang dengan pesona ‘cahaya surgawinya’. Bagi Anda penggemar wisata ekstrim, Jomblang berada di kawasan pegunungan karts dengan mulut goa vertikal yang sampai menyentuh kedalaman 80 meter.
Ada dua spot eksotis wajib selfie di Jomblang yakni panorama indah hutan purba di bagian perutnya serta sungai bawah tanah dan ‘cahaya surga’. Sebetulnya cahaya ini adalah sinar matahari yang masuk lewat celah-celah goa sehingga menyinari bagian dalam goa. Begitu indahnya, banyak pemburu foto ingin mengabadikannya dan waktu terbaik menikmati ‘cahaya surgawi’ Jomblang adalah pukul 10.00-12.00 WIB.

Pantai Nguluran

Saat ini pantai di Jogja tidak didominasi Parangtritis saja. Gunungkidul semakin membuka diri sebagai kabupaten yang menyimpan ratusan pantai menawan. Salah satunya adalah pantai Nguluran. Jika Anda ingin memiliki feed Instagram yang estetik banget, jangan lewatkan kesempatan di teras kaca Nguluran. Teras kaca ini dibangun di atas tebing pantai yang curam sehingga seolah-olah Anda melayang di atas ombak.

Gumuk Pasir Parangkusumo

Ingin menikmati padang pasir? Tak perlu harus pergi ke Timur Tengah karena Yogyakarta memilikinya lewat gumuk pasir Parangkusumo. Berada di pantai Parangkusumo, desa Kretek, kabupaten Bantul, gumuk pasir ini terbentang begitu luas hingga bisa digunakan sebagai lokasi selancar pasir. Konon kabarnya hamparan pasir ini berasal dari material vulkanis gunung Merapi yang terbawa arus hingga ke muara.
Karena keindahannya, gumuk pasir Parangkusumo seringkali digunakan sebagai lokasi foto prewedding. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjajal sensasi selancar di atas hamparan pasir. Merasa bosan melihat pasir terus? Tenang saja, di gumuk pasir Parangkusumo ini ada beberapa ayunan, gardu pandang dan tentunya semacam taman labirin mini. Benar-benar sangat menarik, bukan?

Tebing Breksi

Ini adalah salah satu lokasi wisata yang begitu ngehits tahun 2017 dan memenuhi postingan di Instagram. Yap, tebing Breksi awalnya hanyalah lokasi tambang batu kapur yang ditinggalkan dan disulap oleh para seniman lokal jadi karya pahatan tebing sangat kreatif. Terletak di desa Sambirejo, Prambanan, kabupaten Sleman, Anda bisa melihat pemandangan mempesona hingga candi Prambanan di puncak tebing Breksi.
Karena masih dikelola oleh masyarakat Sambirejo setempat, maka tebing Breksi memang belum berjalan profesional. Bahkan untuk biaya masuknya saja tergolong luar biasa murah karena Anda hanya perlu membayar parkir kendaraan saja. Ada baiknya berkunjung ke tebing Breksi saat matahari sudah tidak terik karena lokasi ini luar biasa panas.

Hutan Pinus Mangunan

Kalau dulu mungkin cuma dikenal dengan pesona pantainya, kabupaten Bantul menawarkan pesona dataran tinggi luar biasa lewat desa Mangunan. Anda bisa menemukan banyak titik wisata indah di Mangunan seperti hutan pinus, kebun buah dan perbukitan. Pepohonan pinus yang menjulang tinggi dan cantik adalah spot selfie paling favorit di Yogyakarta saat ini.
Selain hutan pinusnya, di area Mangunan juga ada kebun buah yang tak kalah cantiknya. Jika Anda berhasil mencapai puncak kebun buah, akan menikmati Geopark Gunung Sewu dan aliran sungai Oya yang luar biasa indah. Salah satu daya tarik kebun buah Mangunan adalah karena sensasi menjejak di negeri di atas awan, seperti tebing Keraton Bandung. Untuk bisa menikmatinya, HTM cuma sekitar Rp 5 ribu.
Tak jauh dari area hutan pinus dan kebun buah, jangan lewatkan juga kesempatan untuk mampir ke jurang Tembelan. Berada di kawasan bukit Mangunan, jurang Tembelan adalah obyek wisata alam baru yang sudah ngehits di kalangan milenial. Anda bisa melakukan selfie seru dengan latar belakang desa Mangunan yang dipenuhi kabut saat pagi hari.

Upside Down World

Kalau bosan dengan tempat wisata alam, maka Anda bisa berkunjung ke Upside Down World Yogyakarta yang ada di desa Maguwoharjo, kabupaten Sleman. Dengan harga mulai Rp 40 ribu tiap orang, Anda bisa memperoleh banyak sekali stok foto menarik karena seluruh furniture di sini dipasang terbalik. Bahkan cara pengambilan fotonya pun harus terbalik sehingga saat foto berhasil didapat, hasilnya begitu unik.
Sebetulnya tempat wisata yang serba terbalik ini sudah tersedia juga di Bali. Baik Upside Down World di Bali atau Yogyakarta sama-sama mengusung tema tempat tinggal serba terbalik. Sekedar informasi pula, seluruh furniture yang dipasang merupakan benda asli dan bukanlah tiruan.Seluruh pekerja dan desainer Upside Down World jelas menjalani tugasnya dengan sempurna karena hasilnya istimewa.
Jangan takut bingung saat Anda berkunjung ke Upside Down World Yogyakarta. Karena akan ada seorang guest assistance. Para pendamping tamu ini bertugas untuk memandu seluruh pelanggan menjelajah setiap spot menarik di Upside Down World. Yang bikin makin istimewa, para pemandu profesional ini sekaligus jadi guru dan penata gaya secara gratis.

Telaga Biru Semin

Ada satu spot wisata ngehits di Gunungkidul yang diburu banyak wisatawan milenial. Lokasi itu adalah telaga biru Semin yang juga kadang disebut dengan nama Banyu Biru Candirejo oleh warga dusun Ngemplak di desa Candirejo sana. Sama seperti tebing Breksi, telaga biru Semin terbentuk karena merupakan bekas area tambang. Dulunya Gunungkidul memang dikenal sebagai penghasil batu putih yang sangat melimpah.
Tak heran kalau akhirnya sisa penambangan itu menciptakan tanah-tanah berbentuk cekungan besar. Hingga akhirnya hujan yang terus membasahi area itu membuat banyak kolam-kolam air berwarna biru terbentuk. Konon kabarnya warna biru itu muncul karena dari bekas galian tambang ditumbuhi oleh lumut atau ganggang. Proses oksidasi ganggang dan lumut itulah yang membuat warna air jadi biru kehijauan.
Fenomena warna biru yang sangat indah itulah justru diburu wisatawan kekinian. Memotret telaga biru Semin dari ketinggian sangatlah cantik kala diposting di media sosial. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat matahari terbit atau terbenam. Tidak berlebihan kalau keindahan telaga biru Semin sampai membuat beberapa orang menyamakannya dengan danau Kelimutu tiga warna.

Gunung Api Purba Nglanggeran

Di manakah tempat terbaik melihat sunset di Yogyakarta? Mungkin mayoritas akan menjawabnya di pantai Parangtritis atau Candi Ratu Boko yang luar biasa terkenal itu. Tak mau kalah, desa Nglanggeran di kabupaten Gunungkidul juga menawarkan pesona gunung api purba yang luar biasa. Disebut gunung api purba, karena konon gunung ini pernah aktif 60-70 juta tahun lalu dan kini telah mati.
Jika diamati, gunung api purba Nglanggeran terbentuk dari bongkahan batu andesit raksasa yang terbentang sepanjang 800 meter dan menjulang setinggi 300 meter. Menikmati matahari terbenam begitu perlahan di Nglanggeran memang sangat cocok dilakukan di gunung api purba ini. Kalau Anda bosan hanya ke gunung Merapi atau Merbabu, maka gunung api purba Nglanggeran ini bisa jadi pilihan terbaik.
Melihat sepuluh lokasi wisata yang ada, jelas memang semuanya menawarkan keindahan yang sangat unik. Yogyakarta seolah tak mau ketinggalan teknologi yang makin berkembang dan tetap memiliki alasan untuk dikunjungi. Kalau dulu dikenal akan wisata yang luhur dan bersejarah, saat ini Jogja jadi lebih modern dan tetapi dicintai lintas generasi. Jadi, kapan Anda mau datang ke Jogja?

jika ingin berkunjung ke tujuan wisata diatas silahkan pandu perjalanan anda menggunakan google Map, pastikan bekal serta keperluan anda sudah cukup, karena lokasi yang bagus tentunya akan jauh dari hingar bingar perkotaan, selamat menikmati perjalanan anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here