Siapa Yang Suka Film Korea, inilah 10 Tempat Wisata Wajib Pecinta K-Drama di Korea Selatan

0
366
Tempat Wisata Wajib Pecinta K-Drama di Korea Selatan

Perkembangan budaya Korea Selatan memang bisa disebut salah satu yang paling pesat di dunia ini. Melalui aneka produk industri entertainment, Korea Selatan mengenalkan setiap sudut negaranya beserta makanan khas, bahasa dan kebiasaan melalui Hallyu Wave. Tak mau kalah dari industri entertainment Amerika dengan Hollywood atau India dengan Bollywood, Hallyu makin digemari banyak orang.

Dalam kurun waktu satu dekade terakhir, minat orang-orang berkunjung ke Korea Selatan semakin tinggi saja. Hal ini tak lepas dari peran aktif pemerintah Korea Selatan mendukung penuh seluruh karya artis mereka untuk mengekspor berbagai produk entertainment. Tiga produk Hallyu yang begitu digemari semua orang adalah serial drama (K-Drama), musik (K-Pop) dan film (K-Film).

Kalau bicara mengenai K-Pop, penggemarnya di seluruh dunia bahkan sangat luar biasa. Sebut saja BTS (Bangtan Boys) yang sampai berulang kali meraih penghargaan musik internasional dan diundang acara TV Amerika atau Super Junior yang begitu diketahui hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Tak cuma K-Pop, K-Drama juga memberikan sumbangsih tinggi atas minat warga dunia terhadap Korea Selatan.

Beberapa judul mulai Winter Sonata, Autumn in My Heart, Full House, Princess Hours, Coffee Prince, Boys Before Flowers, Secret Garden, My Love From the Star, Descendants of the Sun hingga Goblin, begitu mendunia. Jalinan cerita yang unik dan lucu, aktor dan aktris yang super tampan serta cantik hingga soundtrack yang begitu merdu didengar adalah sedikit alasan kenapa K-Drama begitu laris manis.

Akhirnya setelah tergila-gila dengan sebuah serial drama, para penggemar ini pun memiliki keinginan bisa berkunjung ke Korea Selatan. Termasuk yang demikian? Maka sepertinya Anda tak sendiri. Ada banyak sekali turis mancanegara datang ke Korea Selatan hanya demi ke lokasi syuting K-Drama. Supaya tidak bingung, berikut ini 10 lokasi wisata wajib di Korea Selatan bagi para pecinta K-Drama.

Berkunjung ke Lokasi Wisata Tempat Syuting Drama Korea

Kampung Hanok Bukchon

Kampung Hanok Bukchon

Kampung Hanok Buckhon ini memiliki nama internasional Bukchon Hanok Village. Kenapa dinamakan Hanok? Karena pada dasarnya lokasi ini adalah komplek perumahan tradisional Korea yang disebut dengan Hanok. Lokasi yang sering jadi lokasi syuting K-Drama ini sesungguhnya adalah tempat tinggal warga kota Seoul. Namun keunikan Hanok membuatnya jadi ikon budaya dan wisata di Seoul.

Kalau Anda pernah menonton serial Personal Taste (2010) tentu tak akan bisa lupa akan perkampungan Bukchon ini. Di rumah-rumah Hanok inilah kisah cinta Jeon Jin Ho (Lee Min Ho) dan Park Kae In (Son Ye Jin) tumbuh. Kampung ini berlokasi di Gyedong-gil, Jongno-gu, sebelah utara sungai Cheonggye dan Jongno.

Konon katanya saat Dinasti Joseon, kampung Bukchon adalah tempat tinggal pejabat dan keluarga kerajaan. Tak heran karena memang Bukchon ada di antara Istana Gyeongbok dan Istana Changdeok. Menelusuri jalanan kampung Bukchon akan membuat Anda kembali ke era Goryeo (Korea di masa lalu) yang dipenuhi lorong-lorong sempit.

The 1st Shop of Coffee Prince

The 1st Shop of Coffee Prince
The 1st Shop of Coffee Prince

The 1st Shop of Coffee Prince (2007) tak dipungkiri adalah salah satu K-Drama paling populer dan mendunia yang pernah ada. Sekedar mengingatkan, cerita dalam K-Drama ini memang begitu menggelitik karena Go Eun Chan (Yoon Eun Hye) harus berpenampilan bak laki-laki dan kemudian terjerat cinta dengan Choi Han Kyul (Gong Yoo) sang pemilik kafe.

Karena mengisahkan kehidupan pekerja kafe, The 1st Shop of Coffee Prince memang menggunakan kafe ini sebagai lokasi syuting utama. Kini sudah satu dekade sejak serial itu dirilis, The 1st Shop of Coffee Prince tetap jadi kafe favorit dan wajib kunjung para penggila K-Drama saat ke Seoul. Kafe ini terletak di Hongdae dan untuk menuju ke sana Anda tinggal naik subway menuju Universitas Hongik lalu keluar di Exit 8.

Namsan Tower

Namsan Tower
Namsan Tower

Saat dirilis pada tahun 2009, Boys Before Flowers (BBF) sukses menularkan virus K-Drama di kalangan generasi muda. Bahkan bisa dibilang kalau BBF adalah salah satu kisah adaptasi manga Jepang Hana Yori Dango terbaik. Kisah asmara Gu Jun Pyo (Lee Min Ho) yang keras kepala tapi memikat dan Geum Jan Di (Koo Hye Sun) begitu didambakan. Begitu pula dengan soundtrack BBF yang laris manis di tangga musik.

Tak heran karena kesuksesannya, berbagai hal mengenai BBF sangat diburu termasuk salah satu lokasi syutingnya yakni di Namsan Tower. Anda sendiri yang tengah di Seoul, menara Namsan adalah salah satu lokasi wajib kunjung dan mudah didatangi. Tinggal naik subway menuju Myeong-dong dan keluar di Exit 2, Anda bisa menuju menara Namsan dan naik kereta gantungnya.

Siapkan uang 10 ribu won untuk dewasa dan 8 ribu won untuk anak-anak sebagai tiket masuk menara Namsan. Tak cuma BBF, beberapa serial drama lain seperti My Love From the Star dan Rooftop Prince juga mengambil lokasi syuting di menara kebanggaan warga Seoul ini.

Pulau Nami

Pulai Nami
Pulau Nami

Kalau bicara mengenai K-Drama paling populer sepanjang masa, maka Winter Sonata (2002) adalah jawabannya. Sudah 15 tahun berlalu, asmara penuh haru Kang Joon Sang (Bae Yong Joon) dan Yung Yu Jin (Choi Ji Woo) masih melekat di ingatan penggemar K-Drama. Dan yang paling dikenang dari serial ini adalah lokasi syutingnya di pulau Nami.

Tak heran kalau pulau Nami jadi wisata wajib yang harus dikunjungi penggila K-Drama saat ke Korea Selatan. Untuk sampai ke Nami, Anda hanya perlu naik kapal ferry dari Gapyeong selama 15 menit saja. Ferry ini beroperasi mulai dari 07.30 KST – 21.45 KST. Jangan pernah ketinggalan untuk berfoto di patung Joon Sang dan Yu Jin yang sangat legendaris itu.

Petite France

Petite France
Petite France

Salah satu lokasi terbaik di Korea Selatan adalah sebuah taman bermain Petite France. Terinspirasi dari novel klasik Prancis yang berjudul Le Petit Prince, tempat ini begitu digemari para sineas K-Drama untuk syuting. Setidaknya ada dua serial populer yang syuting di Petite France yaitu My Love From the Star dan Secret Garden. Tak mau ketinggalan, variety show Running Man juga sering syuting di tempat ini.

Lokasi Petite France sendiri ada di pulau Nami sehingga ada baiknya Anda mengikuti paket wisata yang sudah disediakan. Jika ikut tur paket wisata, Anda juga akan bisa berkunjung ke pulau Jaraseom dan pulau Namiseom juga.

Kota Taebaek

Kota Taebaek
Kota Taebaek

Kota Taebaek sepertinya harus berterima kasih kepada Descendants of the Sun (DOTS). K-Drama rilisan akhir 2015 itu telah membangun set militer Uruk yang jadi saksi bisu cinta kapten Yoo Si Jin (Song Joong Ki) dan dokter cantik Kang Mo Yeon (Song Hye Kyo) di Taebaek. Karena popularitas DOTS yang mendunia, akhirnya set militer Uruk pun dibangun kembali dan jadi lokasi wisata turis.

Tak banyak yang tahu kalau sejatinya Taebaek adalah sebuah kota kecil di provinsi Gangwon yang berlokasi di pegunungan. Dulunya Taebaek adalah sebuah kota tambang batubara, tapi karena penggunaan minyak bumi dan gas alam meningkat, batubara semakin ditinggalkan begitu pula Taebaek. Namun kini peminat kota Taebaek semakin tinggi karena efek DOTS.

Kampung Rakyat Yongin

Kampung Rakyat Yongin
Kampung Rakyat Yongin

Ada banyak sekali K-Drama yang ber-setting di masa lalu. Beberapa di antaranya adalah Jewel in the Palace dan Moon Embracing the Sun. Kedua K-Drama itu sukses besar membuat minat akan budaya tradisional Korea meningkat. Selama ini lokasi syuting rumah-rumah Joseon adalah di kampung Rakyat Yongin. Lokasinya ada di selatan Seoul dan terdiri dari 270 hanok lengkap dengan peralatan memasak kuno.

Mercusuar Daepohang

Mercusuar Daepohang
Mercusuar Daepohang

Strong Woman Do Bong Soon (2017) adalah salah satu K-Drama dengan alur cerita yang santai tapi ternyata cukup menegangkan. Asmara Do Bong Soon (Park Bo Young) yang super kuat dengan CEO gamer kaya dan tampan, Ahn Min Hyuk (Park Hyung Sik) membuat siapapun gemas. Dan salah satu adegan paling romantis dari serial ini ada di mercusuar Daepohang.

Di lokasi ini, Min Hyuk secara tersirat mengungkapkan ketertarikannya pada Bong Soon yang begitu polos. Kini lokasi kencan pertama kedua karakter itu memikat banyak turis untuk berkunjung. Untuk bisa ke mercusuar Daepohang, Anda harus pergi ke Sokcho dari Seoul yang membutuhkan waktu tempuh sekitar tiga jam dengan bus.

Pantai Jumunjin

Pantai Jumunjin
Pantai Jumunjin

Jejak kesuksesan hingga tingkat internasional juga dialami oleh Goblin (2016). Asmara goblin eksentrik Kim Shin (Gong Yoo) dan mempelainya Ji Eun Tak (Kim Go Eun) membuat siapapun terpesona. Bahkan soundtrack untuk Goblin masih memegang rekor sebagai MV OST K-Drama terbanyak ditonton di Youtube. Hampir semua hal dalam Goblin memang jadi fenomena dunia.

Salah satu yang terkena imbasnya adalah pantai Jumunjin di Gangneung. Pantai ini adalah salah satu lokasi syuting adegan paling ikonik dalam Goblin. Di pantai inilah untuk kali pertama Eun Tak memanggil Kim Shin. Untuk bisa datang ke pantai Jumunjin, Anda bisa naik bus langsung dari Seoul.

Kebun Teh Daehan Dawon

Kebun Teh Daehan Dawon
Kebun Teh Daehan Dawon

Tahun 2016 lalu sebelum virus Goblin melanda ada K-Drama yang tak kalah populer juga yakni Legend of the Blue Sea. Memasang dua aktor-aktris papan atas Hallyu yakni Lee Min Ho (Heo Joon Jae) dan Jun Ji Hyun (Shim Chung), K-Drama ini juga banyak disukai. Salah satu daya tariknya adalah mengambil lokasi syuting di kebun teh. Terungkap bahwa kebun teh yang menyegarkan mata itu adalah Daehan Dawon.

Tak sulit untuk bisa sampai di kebun teh Daehan Dawon. Anda tinggal harus naik bus antar kota menuju terminal Boseong. Baru setelah itu menuju Boseong Green Tea Plantation dengan taksi selama 15 menit dan silahkan nikmati kebun teh super cantik. Ada banyak sekali variasi olahan greentea di sini seperti es krim, crackers sampai ddeokbokki.

Bagaimana? Melihat 10 lokasi syuting yang ada, tampaknya memang K-Drama memberikan sumbangsih paling besar dalam perkembangan pariwisata Korea Selatan. Mungkin hal serupa bisa mulai ditiru oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Tanah Air untuk mengenalkan wisata di Indonesia. Bukan tak mungkin kalau nantinya banyak turis mau ke Indonesia setelah nonton sinetron atau film lokal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here