Inilah 8 Negara Tujuan Wisata Halal Paling Populer

0
163
Inilah 8 Negara Tujuan Wisata Halal Paling Populer

Perkembangan populasi umat Islam di seluruh dunia memang sudah mencapai tahap yang cukup mengesankan. Meskipun termasuk salah satu agama ‘termuda’ jika dibandingkan Hindu, Buddha atau Kristen, jumlah muslim mampu memberikan pengaruh signifikan dalam perkembangan peradaban manusia di bumi. Jika dulu Islam hanya terkonsentrasi di kawasan Timur Tengah, kini muslim telah tersebar mendunia.

Umat Islam pun berhasil mendobrak paradigma sebagai kelompok agama yang kolot. Mereka juga menerima betul yang namanya perubahan modern tanpa meninggalkan aturan Tuhan yang jelas tertulis dalam kitab suci Al-Quran. Kini muslim pun mampu berbicara banyak dan meraih kesejahteraan kehidupan yang setara dengan umat-umat beragama lain.

Salah satu bukti bagaimana umat Islam semakin sejahtera adalah kebiasaan untuk berwisata. Tak hanya memiliki minat kunjungan ke lokasi-lokasi religi yang lekat dengan ajaran Islam seperti di Arab Saudi atau Palestina, kini turis muslim mulai membuka diri akan wisata menakjubkan lain di seluruh penjuru dunia. Bahkan bisa disebutkan kalau jumlah turis muslim yang paling mengalami kenaikan luar biasa.

Hal ini pun dimanfaatkan betul oleh berbagai negara yang memang mengedepankan pariwisata sebagai salah satu pendapatan. Tak cuma melulu didominasi negara-negara Islam, banyak negara lain di dunia ini yang bahkan cuma populasi penduduk muslim sangat kecil, mulai menerapkan wisata halal. Konsep wisata halal ini memang sengaja dibentuk demi menarik perhatian turis muslim mancanegara.

Yang unik, meskipun bukan merupakan negara Islam, apa yang dilakukan negara-negara berikut ini sangatlah dibutuhkan muslim. Contoh saja seperti ketersediaan makanan dan minuman halal, mudah mencari masjid untuk salat hingga berbagai keramahan khas Islam. Seperti apakah negara-negara yang begitu diminati para turis muslim? Berikut delapan di antaranya yang wajib Anda kunjungi.

Delapan Negara Ini Sangat Muslim Friendly

Turki

Masjid Biru (Turki)

Kalau menyebutkan negara di benua Eropa yang memiliki jumlah umat Islam terbanyak maka Turki adalah jawabannya. Tak heran kalau Turki akhirnya menjadi salah satu tujuan wisata halal terfavorit di dunia. Bahkan Crescent Rating, perusahaan yang memiliki otoritas atas wisata halal menyebutkan jika Turki memperoleh posisi keempat dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) untuk destinasi liburan Islami.

Keunggulan Turki adalah akses untuk ibadah yang mudah bagi para turis. Kendati ada banyak suku budaya dan agama, menemukan masjid di Turki sangatlah mudah. Bahkan kini pengelola hotel juga memasang label halal untuk makanan dan minuman mereka. Ada juga konsep liburan sesuai syariat Islam hingga para pegawainya yang wajib berpakaian sopan. Bahkan saluran TV dan internet dibuat dalam koridor muslim.

Keberadaan Turki sebagai negara di perbatasan Asia dan Eropa memang membuat percampuran budaya sangat kaya. Bisa dibilang kalau Turki sangatlah masih menjunjung tinggi agama Islam tapi tak alergi menerima rayuan Eropa. Ada banyak sekali jejak-jejak peradaban Islam yang luhur bisa ditemukan di penjuru Istanbul yang membuat Anda akan ingin kembali ke Turki.

Jepang

Jepang sudah lama dikenal sebagai salah satu tujuan wisata favorit dunia. Budaya yang masih dipegang teguh dengan berbagai makanan lezat serta teknologi canggih memang membuat siapapun terpikat pada Jepang. Seolah tak puas, Jepang kini sudah semakin mengenalkan diri sebagai calon tujuan wisata halal terfavorit di dunia. Padahal jika bisa bicara sejarah, jumlah umat Islam di Jepang cukup sedikit.

Setidaknya di seluruh Jepang, tercatat hanya memiliki 60 masjid dengan salah satunya adalah masjid Kobe yang menjadi masjid pertama di Jepang dan berdiri tahun 1935. Namun hal itu tidaklah menghentikan ambisi Jepang untuk jadi negara pilihan para turis muslim. Pemerintah Jepang melakukan usaha keras seperti membangun mushola di bandara-bandara utama sampai memperbanyak restoran halal.

Salah satu kota terbaik bagi turis muslim di Jepang adalah Osaka. Selain Tokyo dan Kobe, Osaka memiliki banyak sekali restoran halal dan tempat ibadah. Anda bisa melihat bagaimana jejak masa lalu Jepang di kota yang sudah sangat modern ini. Jangan lewatkan kunjungan ke Istana Osaka shogun yang sudah dibangun pada abad ke-16 dan kuil Shinto kuno ya

India

TAJ MAHAL
TAJ MAHAL

Sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk terpadat di dunia, India sekaligus menjadi negara dengan populasi muslim terbesar nomor tiga di Bumi. Hal inilah yang akhirnya membuat sangat mudah menemukan makanan halal dan tempat ibadah umat Islam di India. Terutama di kawasan India bagian selatan, turis muslim akan begitu dimanjakan dan tak perlu repot saat liburan.

Setidaknya ada ratusan masjid di seluruh India termasuk masjid Jama’ di New Delhi yang sudah dibangun pada tahun 1650-an oleh Kaisar Mughal Shah Jahn. Tak hanya itu, Kaisar Mughal pula yang membangun monumen paling terkenal sepanjang sejarah India yaitu Taj Mahal. Namun jika boleh memilih, kota Kolkata di kawasan Bengal Barat adalah tempat favorit bagi turis-turis Islam.

Yang membuat Kolkata layak dikunjungi adalah memiliki sistem transportasi yang efektif dan infrastruktur baik. Tak perlu takut kehabisan uang karena biaya hidup di Kolkata relatif murah. Kolkata juga dijuluki sebagai ibukota budaya India sehingga Anda bisa menikmati berbagai atraksi hiburan menakjubkan selain Victoria Memorial dan Fort William yang merupakan jejak penjajahan Inggris di India.

Malaysia

Dahulu gedung tertinggi sedunia, menara 88 lantai ini memiliki desain Islam yang modern & jembatan penghubung

Inilah negara dengan peringkat GMTI terbaik pada 2018. Setidaknya sudah delapan tahun berturut-turut, Malaysia terpilih sebagai negara dengan wisata halal paling sempurna. Sebagai negara Asia Tenggara yang memang didominasi oleh muslim, Malaysia tahu betul bagaimana memanjakan turis Islam. Untuk memperkuat potensi wisatanya, pemerintah Malaysia menciptakan berbagai destinasi menarik.

Anda bisa berkunjung ke Colmar Tropicale (miniatur pedesaan Prancis), Menara Kembar Petronas, China Town hingga Kuil Budha Batu. Meskipun membuka betul akan modernisasi, pemerintah Malaysia tetap menjaga kultur budaya Melayu yang memegang teguh agama Islam. Mencari masjid dan makanan halal di Malaysia? Anda bisa menemukannya hanya sekejap mata.

Uni Emirat Arab

Abu Dhabi di UEA

Tak banyak yang tahu kalau Uni Emirat Arab (UEA) terdiri dari tujuh negara yang dikenal sebagai gudangnya minyak dunia. Ketujuh negara itu adalah Abu Dhabi, Ajman, Dubai, Fujairah, Ras Al-Khaimah, Sharjah dan Umm-Al Qaiwain yang sepakat berdiri dalam satu bendera UEA. Mengutamakan sektor properti, UEA menjelma sebagai salah satu negara di Bumi ini. Tak heran kalau turis tajir akan berkunjung ke UEA.

Namun lepas dengan berbagai kemewahan yang ada, UEA terpilih di posisi ketiga dalam rating GMTI yang membuat jadi salah satu negara tujuan turis muslim di dunia. Daya tarik utama UEA adalah mengedepankan hal-hal modern, canggih dan mewah tapi tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur Islam. Demi menerapkan wisata halal, pemerintah UEA tak menyiapkan alkohol dan menyediakan kolam pria-wanita pisah.

Thailand

Pantai Railay Thailan
Pantai Railay Thailan

Meskipun bukan negara yang memiliki populasi muslim besar, hal itu tak menghentikan keinginan Thailand sebagai salah satu tujuan wisata halal. Seperti yang Anda tahu, Thailand adalah negara dengan mayoritas agama Buddha terbesar tapi Anda sebagai umat Islam tak akan kesulitan saat berwisata ke Thailand. Saat ini pemerintah Thailand fokus ingin menciptakan wisata halal lewat aplikasi Thailand Muslim Friendly.

Melalui aplikasi itu, Anda akan dengan mudah mencari makanan-makanan halal di Thailand sekaligus masjid. Kalau memang benar-benar ingin bertemu dengan muslim Thailand, bisa langsung menuju pulau Ko Panyi yang mayoritas penduduknya memeluk Islam. Jangan lewatkan juga ke lorong Banhaw di Chiang Mai yang dikenal sebagai salah satu daerah China Muslim di Thailand sana.

Korea Selatan

Kampung Hanok Bukchon

Kalau sejauh ini Anda mengenal Korea Selatan sebagai negara K-Pop atau K-Drama, itu benar. Sumbangsih dua produk Hallyu itu memang mengenalkan Korea Selatan ke khalayak dunia sehingga banyak orang tertarik berkunjung. Namun hal itu sepertinya tidaklah cukup bagi pemerintah Korea Selatan. Karena kini mereka telah berbenah diri menjadi tujuan wisata yang sangat ramah bagi umat Islam.

Otoritas pariwisata Korea Selatan memang memahami betul kalau jumlah kunjungan turis ke negara mereka terus meningkat seiring dengan waktu. Dan dari prosentase yang ada, jumlah turis muslim memiliki jumlah signifikan. Sama seperti Thailand, Korea Selatan pun semakin memberikan banyak identitas halal pada seluruh produk wisata mereka, sehingga turis beragama Islam tak kesulitan.

Beberapa di antaranya adalah semakin banyak saja makanan dan minuman berlabel halal yang dijual di Korea Selatan. Bahkan kini menemukan masjid atau tempat ibadah Islam bukanlah hal yang sulit lagi di Negeri Ginseng.

Indonesia

Candi Prambanan

Yap, bukan karena Indonesia adalah negara kita tercinta, tapi karena GMTI mengungkapkan jika rating Indonesia ada di posisi dua, menempel langsung di bawah Malaysia. Sebagai negara kepulauan, pesona wisata di Indonesia memang tak bisa dibandingkan lagi. Mau ke pantai, ke gunung, menikmati hutan belantara, situs-situs sejarah hingga pesona alam bawah laut, semua dimiliki di Indonesia.

Status Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar juga menjadikan sangat mudah menemukan makanan halal. Bahkan Anda bisa dengan mudah mencari makanan halal mulai dari pinggir jalanan hingga restoran mahal. Masjid-masjid pun tampaknya ada hampir di seluruh penjuru Nusantara. Berangkat dari hal itulah, potensi wisata halal di Indonesia sangatlah besar.

Provinsi yang begitu semangat membangun wisata halal adalah Nusa Tenggara Barat (NTB). Dengan keindahan alam pulau Lombok, NTB saat ini bersaing dengan Bali dalam menjaring wisatawan mancanegara. Namun NTB lebih fokus mengenalkan wisata Islami lewat cara bekerjasama dengan pemilik paket tur wisata, restoran-restoran dan pengelola hotel untuk mengeluarkan sertifikasi halal.

Selain NTB, provinsi lain yang jadi lumbung wisata halal di Indonesia adalah Sumatera Barat. Budaya suku Minangkabau yang berpadu dengan etnis Melayu memang membuat segala hal di Sumatera Barat berjalan dengan hukum Islam. Anda bisa berkunjung ke Istana Pagaruyung, Jam Gadang atau Ngarai Sianok sambil tentunya menyantap makanan terenak di dunia, Rendang khas Minangkabau.

Bagaimana? Ternyata tak semua negara dengan tujuan wisata halal adalah mayoritas berisi orang Islam kan? Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia sudah seharusnya mulai berbenah diri dalam mengedepankan wisata Islami. Bukan tak mungkin jika akhirnya Indonesia akan menjadi surganya para wisatawan sekaligus turis muslim karena pesona dan keramahan khas Islam yang kuat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here