15 Manfaat Kesehatan Luar Biasa Di Balik Konsumsi dan Pemakaian Bawang Putih

0
2883

Bawang Putih adalah Super Food yang Dipercaya Menambah Kekebalan Tubuh

Mengobati penyakit Fibrosis Kistik

Fibrosis Kistik merupakan penyakit genetik yang menyerang saluran pernafasan dan pencernaan. Gejalanya ialah lendir-lendir di dalam tubuh menjadi lebih lengket dan lebih kental dari biasanya. Sehingga, Ia berpotensi menyumbat saluran-saluran yang ada di dalam tubuh. Penyakit ini pun sangat erat kaitannya dengan infeksi kuman dan bakteri yang akut.

Sebuah studi yang digelar di Universitas Kopenhagen dan sebuah penelitian lanjutan di tahun 2005 mencantumkan bahwa senyawa bawang putih yang bernama sulfur aktif mampu memerangi hingga menghancurkan inti bakteri dengan baik. Oleh karenanya, mengonsumsi makanan yang mengandung ekstrak bawang putih amatlah disarankan bagi penderita penyakit menakutkan satu ini.

Untuk Mencegah Penyakit Jantung

Penyakit jantung dapat datang secara tiba-tiba. Ia akan lebih mudah menyerang terutama bila Anda menjalani gaya hidup yang tak sehat seperti gemar merokok dan suka makan makanan instan. Maka dari itu, ubahlah gaya hidup Anda ke arah yang lebih sehat dengan berhenti merokok, sering berolahraga, serta makan makanan bernutrisi.

Bawang putih dapat menjadi makanan yang mengurangi risiko penyakit jantung. Menurut sebuah penelitian dari The Journal of Nutrition di tahun 2016 menyatakan bahwa konsumsi suplemen bawang putih secara rutin mampu membantu melancarkan sirkulasi darah. Oleh sebab itu, bawang putih bisa jadi tameng untuk memproteksi Anda dari risiko serangan jantung yang fatal.

Menurunkan Kelebihan Kadar Kolesterol

Kandungan kolesterol di dalam tubuh sejatinya dibagi menjadi dua, yakni kolesterol HDL dan kolesterol LDL. Kolesterol HDL merupakan kolesterol baik yang dibutuhkan oleh tubuh, sedangkan kolesterol LDL adalah kolesterol yang bersifat buruk. Bila Anda memiliki kadar kolesterol yang tinggi, maka kolesterol LDL inilah yang kadarnya harus dikurangi di dalam tubuh.

Daripada meminum obat-obatan kimia yang mahal dan ditakutkan memiliki efek samping tertentu, baiknya Anda menambah konsumsi bawang putih harian Anda. Caranya bisa dengan rajin minum suplemen bawang putih atau memakannya secara mentah setiap hari. Sebab, kolesterol LDL dalam tubuh kabarnya dapat berkurang sekitar 10% hingga 15% akibat konsumsi bawang putih yang rutin lho.

Menurunkan Tekanan Darah

Ini merupakan sebuah kabar baik bagi para penderita penyakit hipertensi. Sebuah penelitian yang menyangkut kandungan potensial Allium Sativum pada bawang putih dihelat pada tahun 2014 lalu. Ternyata, hasilnya pun mengejutkan.

Pasalnya, kandungan tersebut terbukti mampu melebarkan pembuluh darah dan mengendurkan otot halus. Alhasil, konsumsi bawang putih secara rutin dipercaya dapat menurunkan tekanan darah tinggi pada siapa saja. Namun, jangan hanya mengandalkan bawang putih bila ingin tekanan darah tinggi turun secara efisien. Terapkan pula pola hidup sehat dan pola makan sehari-hari yang baik.

Meredakan Psoriasis

Apa sih penyakit psoriasis itu? Psoriasis adalah penyakit kulit yang dipicu oleh peradangan seperti pengelupasan kulit, gatal, hingga nyeri. Untuk meredakan peradangan pada psoriasis, Anda bisa mengoleskan bawang yang sudah ditumbuk pada kulit yang meradang. Untuk pengobatan dari dalam, Anda dapat mengonsumsi satu siung bawang mentah hingga radang mulai membaik.

Bawang putih mempunyai sifat anti-inflamasi yang berguna untuk mengurangi rasa sakit pada aneka peradangan. Namun hingga saat ini belum ada penelitian yang bisa membuktikan bahwa bawang putih mampu menyembuhkan penyakit psoriasis.

Membantu Kelancaran Diet

Diet acap kali menjadi sebuah proses yang super berat bagi sebagian orang. Seseorang pun dilarang makan ini itu yang bahkan kebanyakan masuk dalam golongan ‘makanan enak’ seperti makanan manis dan makanan tinggi lemak. Tapi, mitos bahwa ketika diet makanan wajib dalam keadaan hambar itu ternyata tidak benar!

Sebab, Anda sangat disarankan untuk menambahkan rempah seperti bawang putih untuk dimasukkan ke makanan Anda. Bawang putih memiliki sifat detoks alias dapat mengeluarkan racun-racun atau kandungan lemak berlebih yang ada di dalam tubuh. Jadi, bawang putih bisa membantu meluruhkan lemak tak berguna yang menimbun di beberapa bagian tubuh Anda.

Hebatnya lagi, bawang putih ini adalah rempah yang masuk dalam daftar bahan makanan rendah kalori. Tapi ingat untuk tetap mengimbangi diet dengan olahraga dan pola makan yang seimbang.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Siapa bilang kandungan vitamin C cuma ada di makanan seperti jeruk dan cabai saja? Sekedar informasi, bawang putih juga punya kok kandungan vitamin C yang tinggi di dalamnya. Percaya atau tidak, kandungan vitamin C pada bawang putih bahkan dipercaya dua kali lebih banyak dari yang ada di dalam buah tomat. Menarik ya?

Oleh sebab itu, tidak mengejutkan jika orang yang hobi mengonsumsi bawang putih akan memiliki daya tahan tubuh alias imunitas yang lebih baik.

Mencegah Kambuhnya Penyakit Asma

Kandungan vitamin C dalam bawang putih tak berhenti memberikan manfaat sampai di situ saja lho. Semisal Anda menderita penyakit asma, kandungan vitamin C pada bawang putih akan membantu menetralisir molekul radikal bebas. Apa hubungannya dengan penyakit asma?

Ternyata molekul ini yang kerap menimbulkan kontraksi pada jalur pernafasan penderita asma. Jadi, bawang putih akan bertindak sebagai pahlawan yang membuka jalan nafas sebelum asma mulai kumat.

Menjaga Kebugaran Tubuh

Pada jaman Yunani kuno, bawang putih digadang-gadang menjadi panganan yang selalu dimakan oleh para buruh sebelum bekerja. Ia juga rutin dikonsumsi oleh para atlet Yunani kuno pada momen-momen mendekati waktu akan bertanding. Memangnya, apa keiistimewaan bawang putih terhadap para buruh dan atlet tersebut?

Jawabannya ternyata tersembunyi pada khasiat bawang putih yang dipercaya mampu meningkatkan kebugaran tubuh. Performa tubuh pada orang yang rajin mengonsumsi bawang putih disebutkan lebih stabil dan bahkan lebih kuat dibandingkan orang yang jarang makan bawang putih.

Nah, coba mulai sekarang ganti konsumsi suplemen kimia Anda dengan konsumsi bawang putih mentah maksimal dua siung per hari. Kalau tidak doyan, campurkan bawang putih pada menu sarapan atau makan siang Anda agar kinerja Anda di kantor menjadi semakin prima.

Untuk Memelihara Kesehatan Saluran Pencernaan

Saluran pencernaan yang tak sehat tentunya akan sangat mempengaruhi kesehatan organ tubuh yang lainnya. Pasalnya, bila saluran pencernaan dalam kondisi kurang baik, maka nutrisi juga tidak bisa dicerna dan disebarkan pada organ tubuh yang lain secara maksimal. Ujung-ujungnya, tubuh menjadi sakit hingga menjadi kekurangan nutrisi.

Nah, untuk memelihara kesehatan saluran pencernaan, rajinlah mengonsumsi bawang putih baik dalam bentuk suplemen, ekstrak, maupun secara mentah. Pasalnya, sebuah studi yang diterbitkan di Avicenna Journal of Phytomedicine tahun 2016 mengungkapkan bahwa bawang putih mengandung zat allicin yang berguna sebagai antibiotik pelawan infeksi bakteri H.pylori pada lambung.

Membasmi Risiko Alzheimer dan Demensia

Tahukah Anda bahwa penyebab utama dari timbulnya penyakit Alzheimer dan Demensia bukan hanya melulu karena faktor usia lanjut? Ya, selain akibat proses penuaan, penyakit Alzheimer dan Demensia juga bisa menghampiri Anda di usia muda apabila Anda kerap terpapar radikal bebas. Ngeri sekali, bukan?

Oleh sebab itu, jangan lupa untuk selalu mengonsumsi makanan yang mengandung kadar antioksidan tinggi. Selain buah seperti apel, rempah seperti bawang putih adalah pilihan makanan yang akan menghantarkan kandungan antioksidan tinggi pada tubuh.

Mencegah serta Mengobati Flu dan Pilek

Ketika Anda sakit flu atau pilek, kebanyakan pasti akan membuat masakan hangat seperti sup ayam sebagai obatnya. Hal ini pun tidak salah, malah akan menjadi semakin manjur jika ditambahkan bawang putih dalam jumlah sedikit lebih banyak.

Dari sebuah studi yang diterbitkan di Journal of Therapeutic Effects, bawang putih memiliki kandungan yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dalam menangkal virus. Di sana juga dijelaskan bahwa mereka yang gemar mengonsumsi bawang putih lebih jarang terjangkit penyakit pilek dan flu dibandingkan dengan mereka yang tidak gemar makan bawang putih.

Menjaga Kesehatan Tulang

Biasanya untuk menjaga kesehatan tulang, Anda akan memakan makanan yang mengandung kolagen, vitamin K dan kalsium seperti keju, susu, kacang mete, dan bayam. Namun, bila Anda adalah seorang wanita menopause, sebagai alternatif Anda cukup mengonsumsi dua gram bawang putih mentah atau satu dosis harian ekstrak bawah putih kering.

Ini berdasarkan sebuah studi yang mengatakan bahwa dosis bawang putih di atas akan menjadi penyeimbang kadar hormon estrogen dalam tubuh wanita menopause. Sedangkan faktanya, kandungan hormon estrogen yang tak berlebih atau kurang dalam tubuh akan membawa dampak baik yang signifikan pada kesehatan tulang wanita.

Melibas Risiko Kanker

Seperti yang dilansir oleh situs Alodokter, kini sedang gencar dilakukan penelitian yang membahas manfaat bawang putih terhadap penyakit kanker. Pasalnya, sempat ditemukan hasil penelitian yang mengindikasikan bahwa bawang putih mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.

Hasil ini semakin diperkuat dengan pengadaan studi lain tentang hubungan bawang putih dan kanker yang menunjukkan konsumsi rutin bawang putih dapat mengurangi risiko terkena kanker usus besar hingga beberapa persen.

Membuat Panjang Umur

Memang belum ada penelitian secara langsung yang membuktikan efek yang satu ini. Namun, berdasarkan semua manfaat yang telah disebutkan di atas, maka bukan hal yang mengejutkan jika bawang putih diklaim dapat membuat usia menjadi lebih panjang.

Terlebih lagi, bawang putih adalah super food yang diperkaya dengan kandungan mangan, vitamin B6, vitamin C, selenium, serat, kalsium, dan fosfor. Jadi, tak ada salahnya kan Anda dan keluarga menggalakkan gerakan giat mengonsumsi bawang putih setiap hari?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here