Beranda Health 8 Alasan Kenapa Anda Wajib Tes Trigliserida

8 Alasan Kenapa Anda Wajib Tes Trigliserida

0
353

Alasan-Alasan Yang Bikin Wajib Cek Trigliserida

Bisa Kendalikan Bobot

Tak ada yang tahu dengan pasti saat kadar trigliserida dalam tubuh seseorang mendadak meningkat. Meskipun memang ada kalanya beberapa kasus trigliserida tinggi menimbulkan gejala Xanthoma. Sekedar informasi, Xanthoma adalah penumpukan lemak di bawah lapisan kulit yang merupakan jenis penyakit turunan. Meskipun begitu, obesitas adalah salah satu penyebab trigliserida meningkat.

Untuk itulah, saat Anda melakukan tes trigliserida, Anda akan mendapatkan info berat badan apakah ideal atau tidak. Karena jika sudah menyentuh kasus obesitas, maka Anda wajib menurunkan bobot badan sekitar dua hingga lima kilogram agar trigliserida ikut terpangkas. Meskipun terkesan seperti ‘memaksa’, tapi tes trigliserida bisa membuat Anda belajar mengontrol berat badan secara ideal dan sehat.

Bahkan dalam beberapa kasus, ada orang yang sudah mengalami gejala obesitas berusaha sekuat tenaga untuk lebih ideal usai menjalani tes trigliserida. Karena memang tubuh gemuk selain memiliki risiko terkena banyak penyakit berbahaya yang bisa menyebabkan kematian, juga mengurangi tampilan serta rasa percaya diri seseorang.

Belajar Konsumsi Lemak Sehat

Semua orang sebetulnya bisa belajar untuk mengubah tipe asupan makanan yang dikonsumsi. Dan salah satunya bisa disebabkan akibat tes trigliserida. Ketika Anda sudah melakukan tes trigliserida, maka akan memperoleh informasi baru mengenai kewajiban makan lemak sehat. Karena selama ini, manusia lebih cenderung doyan menyantap lemak jenuh seperti daging-dagingan.

Padahal di Bumi ini ada banyak sekali sumber asupan lemak tidak jenuh alias lemak sehat seperti minyak zaitun, minyak kacang dan minyak canola yang berasal dari tanaman. Bahkan perihal lemak sehat juga ternyata bisa mengubah kebiasaan makan daging merah menjadi daging ikan laut seperti salmon. Tak heran mereka yang sudah melakukan tes trigliserida akan lebih paham mengenai jenis-jenis lemak sehat.

Atur Asupan Kalori

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kadar trigliserida dalam darah jadi meningkat karena terlalu banyak mengkonsumsi kalori. Beberapa makanan dan minuman yang mengandung kalori cukup tinggi adalah latte, roti putih, jus kemasan, burger, kentang goreng, pizza, es krim, keripik dan minuman soda. Meskipun memang tak dipungkiri jika makanan dan minuman itu sangat lezat, tapi kalorinya sangat tinggi.

Jika Anda kebiasaan makan makanan dan minuman yang sudah disebutkan tanpa rajin berolahraga, maka waspada pada jumlah trigliserida. Dalam pemeriksaan medis, kadar trigliserida seseorang dibagi menjadi empat kategori berdasarkan ukurannya. Yakni normal jika trigliserida kurang dari 150 mg/dL, cukup tinggi di antara 150-199 mg/dL, tinggi di kisaran 200-499 mg/dL dan sangat tinggi jika trigliserida di atas 500 mg/dL.

Kalau hasil tes menunjukkan kadar trigliserida tinggi, maka ada baiknya Anda benar-benar mengurangi makanan berkalori tinggi termasuk buah. Yap, ada beberapa buah yang meskipun alami ternyata punya kalori sangat tinggi seperti pisang, kurma, alpukat, anggur, kelapa, mangga, pir, blueberry, apel dan raspberry. Kecuali Anda rajin bergerak, kurangi makan buah-buahan dengan kalori tinggi ya.

Mengurangi Konsumsi Gula

Alasan lain yang membuat Anda bersedia melakukan tes trigliserida adalah karena akan memahami jika gula itu tak selamanya baik. Memang, hampir semua orang begitu senang makan makanan yang mengandung gula karena manis. Namun tetap, rasa manis tak selamanya indah karena yang berlebihan itu benar-benar bahaya. Bahkan bagi mereka dengan kadar trigliserida tinggi, gula adalah sebuah pantangan.

Akan cukup sulit memang mengontrol asupan gula ke dalam tubuh. Kenapa begitu? Karena ada banyak sekali bahan makanan sehari-hari yang ternyata menyimpan kandungan gula begitu tinggi. Beberapa di antaranya adalah yoghurt rasa buah, salad dengan mayonnaise serta keju, saus tomat kemasan atau botol, selai, sereal, madu tidak muri, aneka kue, permen, sup kalengan serta tentunya pudding.

Untuk itulah setelah Anda melakukan tes trigliserida dan menyadari jika kadarnya tinggi, segera pangkas jumlah konsumsi gula. Ada baiknya menyantap beberapa makanan rendah gula agar kadar gula dalam darah jadi normal. Beberapa di antaranya yang bisa dicoba seperti telur, sayur-sayuran, bawang putih hingga biji-bijian utuh.

Pangkas Jumlah Makanan Olahan

Industri makanan dan minuman (mamin) adalah salah satu bidang bisnis yang berkembang makin besar. Saat ini menemukan mamin olahan yang tersedia dalam kemasan instan adalah hal mudah. Dan ternyata mamin olahan ini memiliki penggemar yang cukup besar sehingga perkembangannya begitu pesat. Namun tahukah Anda kalau mamin olahan punya dampak kurang bagus terutama ke kadar trigliserida?

Kalau Anda tak percaya, maka bisa lakukan tes trigliserida dan akan mengetahui kalau peningkatan trigliserida dalam darah sedikit banyak dipengaruhi oleh mamin olahan ini.Ada dua kandungan utama dalam mamin olahan yang memicu peningkatan trigliserida yakni gula serta lemak sehingga memicu obesitas. Sehingga satu-satunya cara pencegahan adalah memangkas ketergantungan atas mamin olahan.

Dalam perkembangannya, ada banyak sekali mamin olahan yang digemari masyarakat luas. Beberapa di antaranya adalah chicken nugget, kentang goreng, minuman soda, hot dog, burger cepat saji, margarin sampai popcorn microwave.

Bisa Batasi Minum Miras

Sebetulnya ada banyak hal yang membuat kenapa minuman alkohol itu tidak layak dikonsumsi jangka panjang. Selain memang memabukkan, minuman keras alias miras yang mengandung alkohol ternyata bisa membuat trigliserida meningkat. Mungkin tak banyak yang tahu bahwa kandungan kalori dalam minuman beralkohol sangatlah tinggi. Menjadi bahaya saat Anda doyan minum miras dan malas bergerak.

Gaya hidup masyarakat modern yang senang menghabiskan waktu dengan meminum alkohol justru memperburuk kadar trigliserida. Bahkan ada beberapa kasus di mana cuma mengonsumsi sedikit minuman beralkohol, trigliserida langsung meningkat dengan cepat.

Picu Rajin Olahraga

Alasan terbaik saat Anda melakukan tes trigliserida adalah bisa memicu diri untuk lebih rajin olahraga. Karena memang satu-satunya cara untuk menurunkan kadar trigliserida adalah dengan membakar kalori lewat cara olahraga. Untuk itulah para atlet yang memang kerap menyantap makanan tinggi kalori akan tetap baik-baik saja dan bertubuh ideal karena kadar trigliserida normal dengan olahraga rutin.

Bukan cuma menurunkan kadar trigliserida, olahraga secara rutin sebetulnya mampu membuat tubuh semakin sehat. Tak perlu langsung berolahraga dengan keras, karena Anda bisa mencobanya dengan minimal 3,5 jam setiap minggu. Jika diperinci pun jadi lebih ringan yakni setidaknya minimal berolahraga seperti jalan cepat, berenang, sit-up atau push up 30 menit sehari

Supaya Berhenti Merokok

Tak bisa dipungkiri lagi kalau kebiasaan merokok memang jadi sesuatu yang amat sangat sulit dihentikan. Bahkan bagi mereka yang begitu candu, rokok seperti sudah jadi hal wajib sehari-hari. Namun jika Anda memang ingin benar-benar berhenti merokok, bisa mencoba untuk melakukan tes trigliserida. Siapkan hati dan diri Anda saat mengetahui kadar trigliserida ternyata sangat tinggi.

Hal ini disebabkan oleh rokok yang menjadi salah satu penyebab trigliserida meningkat, sehingga tak heran kalau perokok aktif punya risiko terkena stroke dan jantung lebih besar. Untuk itulah bagi Anda yang memang ingin hidup sehat, menjalani hidup bahagia dan bugar sampai usia tua, ada baiknya untuk mengurangi kebiasaan merokok. Karena sebetulnya dilihat dari segi manapun, merokok tidak memiliki dampak positif.

Bahkan yang cukup mengerikan, rokok ternyata memiliki kandungan zat kimia berbahaya bernama Akrolein. Sebagai informasi, Akrolein memiliki kemampuan menghentikan kolesterol baik dalam tubuh. Jika Anda tidak tahu, kolesterol baik alias HDL ini memiliki tugas untuk menyalurkan kolesterol dari tumpukan lemak ke hati. Kalau Akrolein terlalu banyak dihisap, jelas HDL akan tidak berfungsi.

Memang saat Anda melakukan tes trigliserida, tak akan bisa lepas dari HDL. Karena baik trigliserida dan HDL termasuk dalam empat komponen utama dalam darah. Selain trigliserida dan HDL ada juga kolesterol jahat (LDL) dan total kolesterol. Untuk total kolesterol merupakan jumlah antara HDL, LDL dan trigliserida. Di mana kalau total kolesterol di atas 240 mg/DL atau 6,21 mmol/L berisiko tinggi terkena jantung.

Untuk itulah bagi Anda yang ingin menjalani hidup dengan lebih baik dan tenang, ada baiknya menyisihkan waktu menjalani tes trigliserida. American Heart Association merekomendasikan bahwa para pria dan perempuan yang sudah berusia di atas 20 tahun, menyempatkan waktu untuk menjalani tes trigliserida keseluruhan termasuk kolesterol. Jadi, apakah Anda siap menjalani tes trigliserida?

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here