Kanker payudara terjadi lewat timbulnya sebuah benjolan di dalam payudara seseorang. Benjolan ini tepatnya merupakan tumor yang tumbuh di bagian sel lobules, yang mana merupakan fungsinya adalah sebagai kelenjar penghasil susu. Tumor ini pun juga pada kasus tertentu dapat berkembang di area stromal tissues.
Sayangnya, benjolan tersebut umumnya tidak terasa sakit alias tidak kentara pada awalnya. Namun, lama kelamaan akan terjadi rasa sakit yang luar biasa pada payudara. Indikasi lain seperti timbulnya memar dan bengkak tanpa sebab pada payudara pun bisa dijadikan praduga tanda munculnya kanker.
Untuk memastikan apakah memar tadi merupakan gejala kanker, maka dibutuhkan pemeriksaan khusus seperti pemeriksaan mammogram. Apa itu pemeriksaan mammogram? Pada dasarnya Ia merupakan pemeriksaan dengan penyinaran X-ray yang fungsinya untuk melihat apakah ada benjolan di dalam payudara dan perlukah untuk dilakukan tes lebih lanjut pada payudara.
Selainjutnya, banyak yang belum tahu bahwa tipe kanker payudara ada bermacam-macam. Maka dari itu, Anda wajib paham bahwa ada setidaknya 15 tipe kanker payudara, di antaranya adalah Ductal Carcinoma In Situ (DCIS), Invasive Lobular Carcinoma In Situ (LCIS), Inflammatory Breast Cancer, dan Phyllodes Tumors of the Breast.
Alasan dari pembedaan tipe-tipe kanker payudara ini adalah untuk membedakan kanker sesuai dengan tempat di mana tumor payudara tumbuh dan menjalar. Pasalnya, penanganan yang dibutuhkan pun nantinya akan bersifat khusus dan berbeda-beda pada setiap masing-masing tipe kanker.


































