Cara Mendidik Anak yang Keras Kepala, Berikut Tips Jitunya

0
2787

Berikut penanganan terhadap anak yang keras kepala

Hindari kata Jangan

Bagi orang tua pasti tidak ingin menginginkan anaknya kenapa-kenapa. Alhasil mereka sering kali selalu membatasi apa yang anak-anak lakukan. Padahal namanya anak rasa ke ingintahunya sangat besar, akhirnya mereka sering kali melakukan hal yang mereka inginkan dengan sembunyi-sembunyi.

Mereka pun akan sering kali berbohong karena takut apa yang mereka lakukan akan dilarang oleh orang tua mereka.Hal ini akan membuat efek buruk dampak berkepanjangan.

Bagi anak-anak yang keras kepala seharusnya kita membiarkan mereka melakukan hal yang ingin mereka coba dengan mengawasinya dan memberikan pengertian mengenai dampak negatif dan positif mengenai apa yang dilakukannya.

Tidak memberikan semua yang diinginkannya

Karena terlalu sayang sering kali kita berlebihan. Setiap kali anak-anak menginginkan sesuatu kita sering kali selalu menuruti dan memberikannya. Padahal hal tersebut bisa berdampak negatif dengan tumbuh kembang anak.

Dia akan tumbuh dengan karakter anak yang manja dan ingin menang sekali. Mereka akan malas dan bergantungan dengan orang tua. Karena baginya apa pun yang dia inginkan pasti orang tua akan memberikan. Ini akan terasa sangat merepotkan saat anak-anak tumbuh dewasa, apa yang dia minta pasti semakin beragam.

Berikanlah apa yang di butuhkan oleh anak-anak, bukan apa yang mereka inginkan, karena anak-anak akan terus meminta sesuatu yang baru saat kita selalu menurutinya.

Hukuman fisik

Sering kali kita salah kaprah dalam menerapkan pola asuh anak. Kita semakin tidak terkontrol karena merasa ingin anak-anak kita menjadi anak-anak yang baik. Menerapkan kedisiplinan dan juga pola asuh yang keras dengan menerapkan hukuman fisik bukan lah suatu solusi yang biak.

Hukuman fisik hanya akan membuat anak terluka dan justru menjadi anak yang semakin keras kepala. Bukannya mendidik anak menjadi dewasa dan mandiri justru bisa memberikan efek buruk trauma psikologis secara berkepanjangan.

Berikan teguran dan peringatan serta hukuman yang mendidik, seperti menarik gadget yang digunakan olehnya dalam beberapa waktu misalnya atau dengan mengurangi jatah mainnya. Masih banyak hukuman lain yang membantu tumbuh kembang anak tanpa harus melukai fisik si anak tersebut.

Hindari menegur anak di depan umum

Saat anak-anak melakukan kesalahan biasanya kita spontan memarahi anak tanpa mempedulikan kondisi di sekitar kita. Sebaiknya kita tidak melakukan hal yang demikian. Kita harus menjaga perasaan anak kita juga. Apabila anak-anak berbuat salah di depan umum kita bisa menasihatinya dengan cara yang lebih sopan dan halus.

Serta berikan alasan langsung mengapa anak-anak tidak boleh melakukan hal tersebut namun tidak sertamerta langsung memarahi mereka dengan kata-kata yang mungkin membuat mereka malu. Karena hal tersebut hanya akan membuat anak menjadi semakin keras kepala dan suka membangkang.

Pilih lah waktu yang tepat

Saat Anda ingin mengutarakan apa yang Anda rasakan, seperti memberikan nasihat kepada anak, sebaiknya Anda memilih waktu yang tepat. Anak-anak tidak akan nyaman saat Anda terus menerus menasihatinya. Namun Anda bisa sesekali waktu saat keadaannya mendukung Anda berikan nasihat kepada anak-anak mengenai apa yang Anda harapkan dari anak Anda.

Saat Anda memberikan nasihat yang tepat, anak-anak akan meresapi nya dan bisa menerima nasihat Anda.

Tahan emosi

Anak yang memiliki karakter keras kepala dia akan mudah sekali tersolot emosinya. Dia mudah tersinggung dan juga akan sulit di atur. Tentu saja hal itu membuat Anda sebagai orang tua akan mudah sekali naik pitam. Anda akan mudah sekali marah.

Namun sebaiknya dalam menghadapi anak-anak yang keras kepala, Anda harus lebih tenang dan pintar dalam menjaga emosi. Saat Anda sering marah-marah dan emosi justru akan menjadi pertengkaran dan anak Anda semakin tidak bisa di atur.

Salurkan hobi

Anak-anak yang memiliki karakter keras, mereka mempunyai energi yang besar dan ambisi yang kuat. Cobalah Anda salurkan ke sesuatu yang bermanfaat seperti salurkan ke hobi mereka.

Misalkan anak-anak suka sepak bola, cobalah masukkan anak-anak ke kelas bola. Mereka akan berambisi untuk menjadi yang terbaik. Sikap keras kepalanya juga bisa Anda manfaatkan menjadi sesuatu yang baik dan positif.

Bijak dan adil

Kita sebagai orang tua sering sekali juga mengandalkan egonya kita saja tanpa memikirkan anak-anak. Akhirnya mereka menjadi keras kepala karena selalu kita tegur, kita larang dan tidak pernah diberikan kebebasan.

Cobalah Anda menjadi orang tua yang bijak. Yakni orang tua yang mau mengerti posisi anak dan tempatkan diri Anda sebagai anak tersebut. Biarkan mereka mengambil keputusan dan memilih apa yang akan mereka lakukan. Anda sebagai orang tua cukup mengawasi dan terus mengontrolnya.

Berikan pujian

Ketika anak-anak melakukan sebuah tindakan yang baik atau menghasilkan sebuah prestasi cobalah untuk memberikan pujian kepadanya. Hal tersebut untuk membakar semangat mereka. Anak-anak pun akan merasa bahagia karena mereka merasa dihargai.

Menjadi orang tua yang baik membutuhkan sebuah proses. Kita harus terus belajar agar bisa mengerti apa yang anak ingin kan dan bisa mendidik anak dengan pola asuh yang benar dan tepat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here